| |
|
March 19, 2010
Launching Landing Platform Dock 125 M
PAL INDONESIA Melaksanakan Launching Kapal LPD 125 Meter Hull No.W000240
PAL INDONESIA melaksanakan launching kapal Landing Platform Dock 125
Meter (LPD 125 M) Hull no W000240 kapal yang ke empat pesanan Kementrian
Pertahanan Republik Indonesia. Pemesanan kapal ini merupakan bentuk
nyata dukungan Kementrian Pertahanan R.I dalam rangka mendukung
kemandirian industri dalam negeri dalam membangun ALUTSISTA.
Kesiapan PAL INDONESIA menerima order ini berdasarkan pengalaman sejak
tahun 1980 PAL INDONESIA telah menyelesaikan lebih dari 200 kapal
berbagai jenis dan ukuran. Untuk produk kapal Niaga s/d ukuran 50.000
DWT, sedangkan untuk Kapal Perang di antaranya: Kapal Patroli Cepat 14
meter, 28 meter dan Kapal FPB 57 meter dari berbagai versi.dan kapal
Landing Platform Dock 125 Meter.
Acara Launching Kapal Landing Paltform Dock 125 Meter pada hari ini ,
merupakan kapal ke Empat dari dua kapal pesanan Kemhan & Daewoo
International Corporation, yang dibuat di PAL INDONESIA. Sedangkan dua
Unit kapal lainnya yaitu kapal ke satu dan ke dua dibangun di Korsel
Kapal Landing Platform Dock 125 M ini dirancang secara khusus untuk
mampu dipasang senjata meriam sampai dengan kaliber 57mm dan dilengkapi
dengan ruang CIC untuk sistem kendali senjata (Fire Control System) yang
memungkinkan kapal mampu melaksanakan self defence dengan komunikasi
kapal ke kapal combatan untuk melindungi pendaratan pasukan dan
kendaraan taktis serta tempur untuk pengendalian pendaratan helicopter.
Kapal ini dibangun dengan kelas Loyd Register + 100A1 dan menggunakan
konstruksi dasar ganda (double bottom). Untuk memudahkan manouver kapal
ini dilengkapi dengan bow thruster yang berfungsi untuk memecah
gelombang. Untuk mengoperasikan kapal ini mesin dapat dioperasikan dari
ruang control dan bisa langsung dari ruang mesin serta dilengkapi
peralatan rumah sakit darurat dan bisa di fungsikan untuk pertolongan
pertama.
Adapun kapal LPD 125 M di desain dan dibangun untuk memenuhi tugas
operasi di antaranya untuk Landing Craft Carrier (23 meter Class Landing
Craft Unit,untuk pendaratan pasukan, operasi amphibi, tank carrier,
combat vehicle 22 unit dan tactical vehicle 13 unit, total embarkasi 507
personil termasuk troop carrier 354 troop, crew, guest dan officer),
operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana dan helicopter platform
samapai 5 unit. Untuk hely jenis Mi-2 atau BELL 412. serta mampu
berlayar selama 30 hari secara terus menerus.
Kepercayaan yang diberikan kepada PT PAL oleh Kementerian pertahanan,
dan TNI-AL, serta semangat yang tinggi yang dimiliki oleh INSAN PAL
disertai koordinasi yang semakin meningkat antara PAL Indonesia dengan
Kementerian Pertahanan & TNI –AL, maka pada hari ini telah kita
lewati suatu tahapan yang cukup berarti yakni diluncurkannya Kapal LPD
125 M di Galangan PT PAL INDONESIA (PERSERO).
Adapun Ukuran Utama Kapal LPD 125 M :
Length Over All : 125 Meter
Length Between Perpendicular : 109,2 Meter
Breath : 22.00 Meter
Depth (Tank Deck) : 6.7 Meter
(Truck Deck) : 11.3 Meter
Draft Max : 4.9 Meter
Displacement : 7.300 Ton
Kecepatan Maximum : 15 Knots
Endurance days : 30 Days
Cruising Range : 10.000 Miles
Max embarcation : 344 Person terdiri dari :
Crew : 126 Person
Troops & Guest : 218 Person
Helicopter : 5 Unit
LCVP : 2 Unit
Dengan pelaksanaan Launching kapal LPD 125 M ke 4 ini diharapkan di masa
yang akan datang kerjasama yang sudah terjalin ini dapat lebih
ditingkatkan lagi, sehingga kebutuhan ALUTSISTA Kementrian Pertahanan
dan TNI AL dapat dipenuhi di dalam negeri, yang secara langsung turut
membangun kemandirian bangsa dalam memenuhi kebutuhan alat utama sistem
senjata (ALUTSISTA) sekaligus berperan dalam penghematan devisa negara.
Sinergi antara PAL INDONESIA, dengan Kementrian Pertahanan dan TNI-AL,
dalam penguasaan teknologi tinggi hendaknya terus dikembangkan tidak
hanya untuk pembangunan kapal baru tapi juga di bidang perbaikan dan
pemeliharaan kapal-kapal perang R.I dalam rangka ikut mendukung kesiapan
kapal untuk tugas operasi menjaga keamanan dan pengamanan perairan
wilayah yuridiksi Indonesia.
|
|